
(SeaPRwire) – By: Oliver Hawthorne
Industri plastik global menghadapi krisis kepercayaan dan ketidakpastian. Produsen tidak bisa lagi hanya mengklaim menggunakan plastik daur ulang tanpa bukti. Regulator dan pembeli meminta bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, sementara biaya plastik virgin terus berfluktuasi.
Hari Rabu, SMX meluncurkan platform Circularity-as-a-Service untuk industri plastik global. Saham SMX naik 4.51% menjadi $13.68 setelah volatilitas awal mereda di tengah hari. Platform ini menggabungkan penandaan molekuler, infrastruktur pembaca, Digital Material Passport, dan registri plastik daur ulang. Juga dilengkapi alat pasar dan Plastic Cycle Token untuk melacak hasil daur ulang yang terverifikasi. Setiap batch material daur ulang memiliki Digital Material Passport yang mencatat jenis polimer, konten daur ulang, asal, grade, volume, dan riwayat verifikasi. Juga melacak jumlah loop, riwayat transaksi, dan data kepatuhan untuk peserta pasar. Platform ini melayani seluruh rantai nilai plastik, mulai dari pengumpul hingga pedagang komoditas. SMX menyebut perubahan ini sebagai Era Paritas, di mana plastik daur ulang bersaing berdasarkan nilai ekonomi, bukan hanya klaim keberlanjutan.
Platform SMX akan membuat plastik daur ulang menjadi aset yang dapat diukur, dibiayai, dan diperdagangkan dengan mudah. Produsen yang menggunakan plastik daur ulang dari platform ini akan memiliki keunggulan dalam memenuhi persyaratan regulator dan permintaan pembeli. Dalam jangka panjang, pasar plastik daur ulang akan menjadi lebih besar dan terintegrasi, dengan SMX sebagai pemain kunci dalam menyediakan infrastruktur digitalnya.
Author bio: Oliver Hawthorne, Korresponden Utama yang bertugas permanen di sebuah majalah teknologi internasional, fokus pada inovasi industri dan rantai pasokan.