Data Baru Buka Tabir: Selat Hormuz Lebih Ramai Dari Perkiraan, Siapa Yang Berkuasa?

(SeaPRwire) –   By: Alistair Kroon

Semua orang tahu perpanjangan gencatan senjata AS-Iran gagal total.
Tidak banyak yang tahu lalu lintas Selat Hormuz lebih ramai dari perkiraan.
Data baru dari sumber AS membuka tabir angka yang disembunyikan sebelumnya.
Ini bukan cuma soal jumlah kapal yang lewat.
Ini soal perebutan pengaruh yang tidak kita lihat selama ini.

Data resmi dari Joint Maritime Information Center AS mencatat 558 kapal lewat.
Itu untuk periode tiga bulan antara 1 Maret sampai 3 Juni 2026.
Perusahaan data maritim Kpler mencatat 895 kapal di periode hampir sama.
Tapi sumber AS memberi tahu Bloomberg bahwa dalam dua bulan terakhir gencatan senjata, ada hampir 1000 kapal komersial yang lewat.
Itu berarti sekitar 17 kapal yang lewat setiap harinya.
Angka ini jauh lebih tinggi dari semua laporan resmi yang dipublikasikan.

IRGC Iran mendirikan jalur pelayaran sendiri segera setelah perang dimulai.
Mereka memungut tol dari kapal yang dapat izin, dan menyerang yang tidak.
Untuk menghindari jalur IRGC, AS mulai membersihkan ranjau pada April.
Mereka mengirim dua destroyer untuk membuka jalur alternatif di pesisir Oman.
Proyek Freedom yang diluncurkan bulan lalu cuma bertahan beberapa hari.
Tapi AS tetap diam-diam membantu kapal melewati jalur Oman ini.
Selama tiga minggu terakhir, Komando Pusat AS memandu 70 kapal masuk dan keluar Teluk Persia.
Mereka bilang tidak mengawal kapal, cuma memberikan nasihat keamanan.
Iran terus meletakkan ranjau baru dan mengirim drone yang mengancam kapal.
AS terus menjatuhkan drone Iran dan menyerang pos pengawasan pantai.
Lloyd’s List mencatat total 142 kapal yang terdampar sudah keluar dari Teluk sejak Maret.
Mereka mengaitkan aliran kapal yang stabil dengan pengawasan laut diam-diam AS.

Geopolitik energi dunia sudah mulai bergeser permanen menjauh dari Teluk Persia.

Author bio: Alistair Kroon, komentator geopolitik terkenal yang rutin menerbitkan editorial di media massa internasional utama.