Paket Bunuh Diri Digital Brussels: Mengapa Eropa Terobsesi Mengulang Kesalahan Fatal Brasil

(SeaPRwire) –   Eropa sedang bermain api dengan api. Mereka menyebutnya kedaulatan digital. Sejarah menyebutnya bencana ekonomi. Kebijakan cadangan pasar Brasil di tahun 1970an adalah peringatan mengerikan. Diktatur militer saat itu memblokir impor minicomputer. Hasilnya? Komputer kloning mahal dan pasar gelap yang berkembang pesat. Sekarang Uni Eropa ingin mengulang kesalahan fatal di era AI.

Komisi Eropa meluncurkan agenda “Made in Europe” dengan gemuruh. Presiden Ursula von der Leyen berkata kita tidak bisa bergantung pada orang lain untuk rumah sakit atau jaringan listrik. Itu retorika yang bagus. Tapi di balik layar, Parlemen Eropa beralih ke mesin pencari Prancis Qwant. Bank sentral Belanda memilih Schwarz Digits milik Lidl. Ini bukan tentang keamanan. Merupakan diskriminasi terselubung terhadap raksasa Amerika seperti Google dan AWS.

Donald Trump menyerang keras proposal ini sebagai diskriminasi terhadap teknologi AS. Dia mungkin berlebihan, tapi poinnya benar. Ana Paula Assis dari IBM tahu bahayanya. Dia menyaksikan langsung kegagalan proteksionisme Brasil. Baginya, kedaulatan adalah membangun jembatan, bukan tembok. Solusi air-gapped untuk BNP Paribas membuktikan keamanan bisa dicapai tanpa mengisolasi inovasi. Menutup pintu hanya akan membuat Eropa tertinggal lagi.

Eropa sering bertanya mengapa tidak ada Google di benua mereka. Jawabannya adalah regulasi yang berlebihan. Menambahkan lebih banyak aturan tidak akan menyelesaikan dilema ini. Pendulum geopolitik akan bergeser kembali menuju keterbukaan atau Eropa akan terjebak dalam stagnasi teknologi permanen.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.