
(SeaPRwire) – Ritel raksasa sedang menghadapi tembok tebal bernama valuasi. Costco terus melaju kencang. Namun, harga sahamnya kini terlampau mahal. Rasio kelipatan saham COST adalah yang tertinggi di antara perusahaan barang konsumen bermodal besar. Di sisi lain, pertumbuhan keanggotaan mulai melambat. Ini adalah sinyal bahaya yang nyata. Biaya keanggotaan adalah mesin uang utama mereka. Sedikit saja penurunan pada tingkat pembaruan akan merusak seluruh model bisnis ini. Margin kotor pada kategori inti juga terus tertekan.
Kinerja bulan Mei memang terlihat sangat mengesankan. Penjualan bersih Costco melonjak 14,5 persen menjadi 24,01 miliar dolar AS. Angka ini naik dari 20,97 miliar dolar AS pada tahun lalu. Penjualan toko yang sama tumbuh 12,5 persen dengan pasar Amerika Serikat sebagai motor utama. Sektor digital juga melesat 21,1 persen. Pada kuartal ketiga, laba bersih mencapai 2,19 miliar dolar AS dengan EPS 4,93 dolar AS. Akumulasi penjualan 39 minggu pertama mencapai 221,19 miliar dolar AS. Mereka bahkan menjual produk kesehatan khusus seperti Probiotik URO dari O Positiv di 235 gudang demi menjaga loyalitas pelanggan.
Namun, ada jebakan di balik angka-angka besar ini. Penjualan bahan bakar mencetak rekor volume baru. Sayangnya, bisnis bensin justru menekan margin keuntungan perusahaan. Saham COST memang naik sekitar 12 persen sepanjang tahun ini. Kinerja ini melampaui Walmart dan BJ’s Wholesale. Konsensus analis saat ini berada pada posisi Moderate Buy dengan target harga rata-rata 1.104,95 dolar AS. Sebanyak 16 analis merekomendasikan beli, tujuh menahan, dan satu menjual. Valuasi yang terlalu tinggi ini sulit dipertahankan dalam jangka panjang. Costco harus segera membuktikan bahwa mereka bisa menjaga margin tanpa kehilangan pelanggan setia mereka.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.