Analisis ISW: Drone Ukraina Pukul Dua Titik Lemah Rusia, Bensin dan Anggaran Perang Mulai Kering

(SeaPRwire) –   By: Marcus Sterling

Kekhawatiran keamanan Rusia kini bergeser dari garis depan ke dalam negeri sendiri. Mesin perang Moskow menghadapi ancaman ganda yang semakin nyata: anggaran yang menipis dan rantai logistik bahan bakar yang hancur. Kecemasan ini bukan lagi soal teritorial, tetapi kelangsungan operasi militer itu sendiri.

Sumber Bloomberg melaporkan, pejabat keuangan Kremlin baru-baru ini menyatakan perang ini tak terjangkau. Defisit anggaran hingga April telah membengkak menjadi 5,9 triliun rubel, 50% di atas perkiraan untuk setahun penuh. Dana cadangan menyusut 60% dari level pra-perang. Ekonomi yang semula tumbuh 4% pada 2023 dan 2024 berbalik kontraksi. Proyeksi pertumbuhan untuk 2026 dipotong dari 1,3% menjadi hanya 0,4%. Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg pekan ini dibayangi serangan drone jarak jauh Ukraina yang merusak kilang minyak dan galangan kapal terdekat.

Analis Institute for the Study of War (ISW) mengamati strategi dua ujung Kyiv. Serangan jarak jauh mengurangi produksi bahan bakar Rusia. Serangan jarak menengah ke jalan raya utama mengganggu transportasi bensin yang masih disuling. Akibatnya, pasokan bahan bakar dijatah di Moskow dan Rusia utara. Crimea yang diduduki praktis kering. Penjualan bensin mulai dibatasi di Luhansk dan Kherson. Hampir semua kilang minyak utama di Rusia tengah dilaporkan berhenti atau mengurangi produksi.

Biaya geopolitik dari kebuntuan ini mulai tak tertahankan. Korban jiwa mencapai tingkat yang mencengangkan, rekrutmen tentara pengganti melemah, dan serangan menjangkau area jauh dari garis depan. Perang yang menjadi bumerang ekonomi ini memaksa Kremlin pada pilihan sulit: terus menguras cadangan atau mencari jalan damai yang mahal secara politik. Permainan kekuasaan akan berakhir pada satu titik: kemampuan fiskal dan logistik yang menentukan daya tahan, bukan sekadar retorika.

Author bio: Marcus Sterling, Peneliti Senior di sebuah think tank strategis independen Eropa, khusus menganalisis biaya konflik dan dinamika keamanan regional.