CVS tolak Zepbound setahun lalu, sekarang balik dukung Eli Lilly? Sahamnya langsung melonjak 4%

(SeaPRwire) –

Oleh: Robert Sterling, veteran wirausaha luar negeri dengan puluhan tahun pengalaman di investasi dan ekspansi industri ekonomi riil.

Keputusan CVS Caremark membalik kebijakan setahun lalu bukan cuma kemenangan kecil untuk Eli Lilly. Itu bukti bahwa kinerja produk dan permintaan konsumen akhirnya bisa mengalahkan kesepakatan eksklusif antar perusahaan besar. Banyak analis sebelumnya ragu Eli Lilly bisa menembus blokade yang dibangun Novo Nordisk lewat kerja sama lama dengan CVS.

Fakta yang diumumkan secara resmi adalah CVS akan mencakup Zepbound mulai 1 Oktober mendatang. Obat GLP-1 oral baru Eli Lilly, Foundayo, akan mendapatkan cakupan mulai 1 Juni. Lebih dari setahun lalu, CVS membuat kesepakatan dengan Novo Nordisk untuk menjadikan Wegovy sebagai GLP-1 pilihan, dan menghapus Zepbound dari daftar cakupan. Keputusan itu ditambah laporan laba Eli Lilly yang mengecewakan saat itu, membuat saham LLY anjlok hampir 12%. Kini semua tiga PBM terbesar AS, yakni Express Scripts, Optum Rx, dan Caremark, sudah mendukung penuh portofolio obat obesitas Eli Lilly. Saham LLY naik sekitar 4% di hari pengumuman tersebut.
Kartu Saham LLY
Sekarang harga sahamnya cuma kurang dari 5% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa.

Di balik pengumuman itu ada alasan komersial yang sangat jelas. Kinerja Q1 2026 Eli Lilly melesat 56% year-over-year menjadi 19,8 miliar dolar AS. Adjusted EPS mereka mencapai 8,55 dolar AS, naik 156% dibanding periode yang sama tahun lalu. Cakupan asuransi ini juga menghapus kerugian struktural yang menghambat peluncuran Foundayo. Sekitar 80% pasien Foundayo bahkan belum pernah mengonsumsi obat GLP-1 sebelumnya, membuka segmen pasar baru. Akses asuransi yang lebih mudah juga membuat produk branded Eli Lilly lebih kompetitif melawan versi compounded yang lebih murah dari perusahaan telehealth. Saat ini saham LLY diperdagangkan di sekitar 29x forward earnings. Angka itu memang lebih tinggi dari rata-rata S&P 500 sebesar 21x dan sektor kesehatan sebesar 17x, tapi jauh di bawah rata-rata P/E forward 3 tahun Eli Lilly sebesar 43x. Konsensus target harga Wall Street untuk LLY berada di sekitar 1.227 dolar AS, mengimplikasikan potensi kenaikan sekitar 15% dari level saat ini.

Pangsa pasar obat GLP-1 untuk obesitas di AS akan bergeser drastis dalam enam bulan ke depan, Eli Lilly setidaknya akan merebut 10% pangsa pasar yang sebelumnya dipegang Novo Nordisk.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.