G2 Performance Lab: Ilmu Pengetahuan untuk Bikin Atlet Esports Lebih Hebat—Apa Dampaknya pada Industri?

(AsiaGameHub) –   By: Oliver Hawthorne

Atlet esports elite sudah hebat, tapi banyak hal yang belum diketahui tentang cara mengembangkannya lebih jauh. Ini adalah kebingungan yang dihadapi banyak organisasi esports—latihan mereka seringkali hanya berdasarkan pengalaman, tanpa dasar ilmiah yang solid.

G2, merek esports dan hiburan terkemuka di dunia, baru saja mengumumkan G2 Performance Lab. Platform riset dan inovasi ini didukung oleh Red Bull. Dipimpin oleh Ismael Pedraza-Ramirez (calon PhD dan pelatih performa G2), lab ini punya empat pilar utama: pengembangan pelatih, desain dan penyampaian latihan, pengembangan pemain, serta sistem dukungan kesehatan performa. Proyek pertama “A Space for Leaders” fokus pada pengembangan kepemimpinan staf G2. Lab ini bekerja sama dengan Universitas Olahraga Jerman Cologne dan Vrije Universiteit Brussel. Pendekatan holistiknya memantau aspek psikologis, motorik, dan fisiologis atlet untuk membuat rencana latihan yang disesuaikan.

G2 akan menggunakan lab ini untuk meningkatkan performa timnya sendiri—yang akan membantu mereka meraih lebih banyak juara dan menarik sponsor. Pengetahuan yang dihasilkan akan dibagikan melalui publikasi ilmiah, sehingga industri esports secara keseluruhan bisa manfaat. Red Bull mendapatkan keuntungan dari asosiasi dengan inovasi ini. Akhirnya, organisasi esports lain akan mulai mengadopsi pendekatan ilmiah seperti ini, membuat industri esports lebih profesional dan berkelanjutan.

Author bio: Oliver Hawthorne, Principal Correspondent di sebuah review teknologi internasional, fokus pada inovasi di industri esports dan olahraga modern.