Ekonom Yang Tolak Gelembung Pasar Sekarang Menggelar Alarm: ‘Musim Chaos Sudah Datang’—Ini Tanda-Tanda Yang Kamu Lewati

(SeaPRwire) –   By: Cedric Cole

Ekonom Owen Lamont yang pada Februari berkata pasar tidak ada gelembung, sekarang menggelar alarm. Ia menulis di blog Owenomics bahwa “kamar dispersi telah dibuka, beast volatilitas terbangun, musim chaos sudah datang.”

Lamont menggunakan kerangka “Four Horsemen” untuk mendeteksi gelembung: overvaluation, keyakinan gelembung, penerbitan ekuitas, dan aliran investor. Pada Februari, hanya tiga syarat terpenuhi. Ia peringatkan penerbitan ekuitas bisa datang kapan saja. Sekarang, Wall Street siap untuk IPO megacycle—Goldman Sachs proyeksikan pendapatan IPO sebesar $225 miliar, didorong oleh Anthropic, OpenAI, dan SpaceX.

Data dispersi return pasar saham global sejak April 2026 mencapai level seperti puncak gelembung dotcom. Bulan Mei, Micron Technology naik 87.8%, SK Hynix 78.6%. Kedua saham memiliki bobot di bawah 1% di MSCI ACWI, tapi bersama-sama menyumbang 17% dari return indeks 5.2% bulan Mei. Dispersion April dan Mei 2026 adalah 15.0% dan 15.6%—ketiga dan keempat tertinggi sejak 1995.

Lamont juga khawatir tentang ekspektasi laba. Analis rata-rata prediksi pertumbuhan laba S&P500 13% per tahun sejak 1985, tapi realisasi hanya 7%. Sekarang ekspektasi jangka panjang mencapai 20.2%—lebih tinggi dari puncak 2000 (18.6%). Ia tidak sendirian: Jamie Dimon gunakan kata “exuberance” (seperti Greenspan), Ray Dalio berkata pasar mendekati level 2000/1929, dan James Covello dari Goldman Sachs berkata kita semakin jauh dari tujuan membuat uang.

Lamont tidak langsung menyatakan ini gelembung—ia melihat pengeluaran AI sebagai “taruhan rasional”. Tapi satu hal pasti: pasar saham global sekarang sama liar seperti saat gelembung tech. Manajer aktif yang tidak memegang Micron dan SK Hynix di Mei underperform benchmark sebesar 0.9%. Persiapan untuk koreksi likuiditas adalah langkah yang perlu diambil sebelum hype meledak.

Author bio: Cedric Cole, akuntan forensik dan penasihat restrukturisasi private equity yang fokus pada analisis gelembung pasar dan koreksi likuiditas.