TLDRs;
- Saham Lucid anjlok hampir 10% meskipun Uber meningkatkan kepemilikan strategisnya di produsen EV tersebut.
- Investor tetap skeptis bahwa pendanaan sebesar $1,05 miliar dapat menyelesaikan risiko likuiditas dan eksekusi yang sedang berlangsung.
- Pengiriman yang lemah, penarikan produk (recalls), dan gangguan pemasok terus membebani sentimen pasar.
- Fokus pasar kini beralih ke panggilan pendapatan (earnings call) Lucid pada 5 Mei untuk mendapatkan kejelasan mengenai stabilitas masa depan.
(SeaPRwire) – Saham Lucid Group berada di bawah tekanan jual yang berat pada hari Kamis, merosot tajam meskipun ada dukungan strategis baru dari Uber Technologies. Saham produsen kendaraan listrik ini turun hampir 9,6% selama sesi perdagangan, menyentuh level terendah intraday di $6,22, karena investor tetap tidak yakin bahwa kemitraan baru dan arus masuk modal cukup untuk menyelesaikan masalah keuangan dan operasional yang sedang berlangsung.
Penurunan ini terjadi pada saat yang kritis bagi perusahaan, yang sedang berupaya memposisikan ulang dirinya di luar segmen EV mewah menuju produksi kendaraan yang lebih luas dan layanan mobilitas otonom. Meskipun keterlibatan Uber yang meningkat awalnya dipandang sebagai pendorong kepercayaan, sentimen pasar dengan cepat beralih kembali ke kekhawatiran mengenai likuiditas, stabilitas produksi, dan risiko eksekusi jangka panjang.
Kepemilikan Uber Memicu Reaksi Beragam
Uber Technologies mengungkapkan bahwa mereka kini memegang 11,52% saham pasif di Lucid, yang berjumlah lebih dari 37,7 juta lembar saham. Posisi tersebut dibangun melalui transaksi terbaru dan pengajuan regulasi, yang menandakan penyelarasan strategis yang lebih dalam antara kedua perusahaan di ruang robotaxi yang sedang berkembang.
Lucid Group, Inc., LCID

Meskipun pentingnya Uber melampaui ambang batas kepemilikan 10%, investor tidak merespons dengan optimisme yang berkelanjutan. Sebaliknya, reaksi saham menunjukkan bahwa partisipasi ekuitas saja tidak cukup untuk mengimbangi kekhawatiran yang lebih luas seputar landasan keuangan dan jadwal eksekusi Lucid.
Pendanaan Besar Gagal Mengangkat Sentimen
Awal bulan ini, Lucid mengamankan sekitar $1,05 miliar modal segar melalui kombinasi penawaran saham dan pengaturan saham preferen konvertibel yang melibatkan pendukung utama, termasuk afiliasi yang terkait dengan Public Investment Fund milik Arab Saudi.
Paket pendanaan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat fleksibilitas neraca keuangan dan mendukung inisiatif utama seperti peluncuran Gravity SUV dan platform kendaraan ukuran menengah yang akan datang. Namun, pelaku pasar tetap berhati-hati, dengan analis memperingatkan bahwa pembiayaan dilutif lebih lanjut mungkin masih diperlukan jika pembakaran kas (cash burn) terus berlanjut pada tingkat saat ini.
Angka Pengiriman yang Lemah Membebani Secara Signifikan
Sentimen investor semakin tertekan oleh hasil operasional kuartal pertama yang mengecewakan. Lucid melaporkan sekitar 5.500 kendaraan diproduksi, tetapi hanya 3.093 pengiriman ke pelanggan, yang tidak memenuhi ekspektasi. Gangguan terkait pemasok yang berlangsung hampir sebulan juga menunda produksi lini Gravity SUV-nya.
Memperburuk masalah ini, perusahaan terpaksa menarik ribuan unit Gravity karena cacat las sabuk pengaman, yang menimbulkan kekhawatiran tambahan tentang kualitas manufaktur dan skalabilitas keandalan pada tahap ekspansi yang kritis.
Ambisi Robotaxi Menghadapi Persaingan yang Meningkat
Kemitraan Lucid dengan Uber mencakup rencana untuk memajukan pengembangan robotaxi, memposisikan perusahaan dalam perlombaan kendaraan otonom yang semakin kompetitif. Namun, para pesaing bergerak secara agresif ke arah yang sama, dengan komitmen modal yang signifikan mengalir ke platform pesaing di seluruh industri.
Uber sendiri terus memperluas investasi dalam usaha mobilitas otonom secara global, sementara banyak perusahaan EV dan teknologi mempercepat inisiatif swakemudi mereka sendiri. Persaingan yang semakin ketat ini menambah tekanan pada Lucid untuk menunjukkan kemajuan nyata menjelang panggilan pendapatan mereka yang akan datang.
Investor Menantikan Panggilan Pendapatan Mendatang
Semua perhatian kini beralih ke pengumuman pendapatan Lucid pada 5 Mei, di mana manajemen diharapkan memberikan kejelasan tentang bagaimana penggalangan modal baru-baru ini akan mendukung target produksi, pemulihan margin, dan eksekusi strategi jangka panjang.
Namun untuk saat ini, pesan pasar sudah jelas: kemitraan strategis dan pendanaan baru belum cukup untuk memulihkan kepercayaan pada stabilitas keuangan jangka pendek atau prospek operasional Lucid.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.